Explore Pesona Sriwedari: Perpaduan Wisata, Produk UMKM, dan Kuliner di Kelurahan Sriwedari, Laweyan, Surakarta

Sriwedari, Surakarta – Kelurahan Sriwedari, terletak di Kecamatan Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah yang menyimpan pesona sejarah, budaya, wisata, dan kuliner yang menarik untuk dijelajahi. 


Siapa bilang liburan harus mahal? Dengan budget terjangkau, kamu tetap bisa menikmati keindahan alam dan budaya Indonesia. Yuk simak rekomendasi wisata hemat berikut ini. 6 wisata yang wajib dikunjungi di Kelurahan Sriwedari Kota Surakarta. 


WISATA

1. WAYANG ORANG SRIWEDARI


Wayang Orang Sriwedari secara berkala menampilkan beberapa pagelaran wayang orang dari cerita pewayangan Mahabarata dan Ramayana. Terletak di Taman Sriwedari, tepatnya di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No. 275, Surakarta. Lokasi ini sangat strategis dan mudah dijangkau oleh wisatawan, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. 

    

Pengunjung dikenakan tiket masuk dengan harga yang sangat terjangkau. Harga tiket masuk untuk dewasa sekitar Rp. 20.000, sedangkan untuk wisatawan asing diberlakukan tarif khusus yang lebih mahal, yaitu sekitar Rp. 50.000. 


Pertunjukan Wayang Orang Sriwedari digelar setiap hari, terutama pada akhir pekan atau saat ada acara tertentu. Jadwal pertunjukan ini dapat berubah sesuai dengan kebijakan pengelola. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi para wisatawan untuk mengecek jadwal terbaru sebelum berkunjung, yang bisa didapatkan melalui akun media sosial Tiktok dan Instagram @wayang_orang_sriwedari. Pertunjukan ini menggabungkan seni tari, musik, dan drama dalam balutan kostum dan tata panggung yang megah. Tidak hanya menyuguhkan hiburan, pertunjukan ini juga memberikan pelajaran moral dan nilai-nilai kehidupan.


2. MUSEUM RADYA PUSTAKA


Terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Surakarta, Museum Radya Pustaka adalah destinasi budaya yang wajib dikunjungi. Museum ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00, dengan harga tiket yang sangat terjangkau— Rp 10.000 rupiah untuk umum, Rp 7.500 rupiah untuk pelajar, dan Rp 20.000 rupiah untuk wisatawan. Khusus pelajar asal Solo dapat menikmati akses gratis setiap hari Selasa. 


Museum ini menyimpan berbagai koleksi berharga, mulai dari keris dan topi militer hingga berbagai jenis wayang seperti wayang golek, wayang gedhog, wayang madya, dan wayang purwa. 


Jangan lewatkan juga toko merchandise yang menawarkan berbagai cendera mata, termasuk gantungan kunci, notebook, topi, sandal, dan kaos. Meskipun ada beberapa ruangan yang sedang dalam tahap renovasi, Anda tetap bisa menikmati berbagai eksibisi yang menarik. Beberapa koleksi juga dilengkapi dengan barcode yang menyediakan penjelasan lebih mendalam tentang setiap item. 


Biasanya, museum ini lebih ramai pada akhir pekan, terutama Sabtu dan Minggu. Jika Anda ingin kunjungan yang lebih tenang, pertimbangkan datang pada hari-hari biasa. Nikmati pengalaman budaya yang memikat di Museum Radya Pustaka!



3. MUSEUM KERIS


Museum Keris adalah destinasi yang terletak di Jalan Bhayangkara No. 2, Sriwedari, Surakarta yang merupakan salah satu simbol budaya Jawa yang paling ikonik. Museum ini buka setiap hari dari Minggu hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 16.00, dan tutup pada hari Senin. Dengan harga tiket yang terjangkau—Rp 10.000 rupiah untuk umum, Rp 7.500 untuk pelajar, dan Rp 20.000 rupiah untuk wisatawan—pengunjung bisa mengeksplorasi kekayaan koleksi yang ada. Pelajar dapat menikmati tarif khusus sebesar 5 ribu rupiah pada hari libur.

Museum ini terkenal dengan koleksi kerisnya, termasuk berbagai jenis dan bentuk keris, gagang keris, serta koleksi tombak. Di Museum ini dilengkapi dengan tulisan deskripsi dan penjelasan edukatif. Di samping itu, museum ini terdiri dari 5 lantai yang menyediakan fasilitas perpustakaan dan area bermain anak.

Pengunjung juga dapat menemukan toko merchandise yang menawarkan berbagai souvenir seperti keris, pin, notebook, topi, sandal, kaos dan lain-lain. Dengan segala yang ditawarkannya, Museum Keris adalah tempat yang ideal untuk memahami dan menghargai kekayaan budaya serta sejarah keris dalam konteks Jawa.

4. TAMAN SRIWEDARI 


Taman Sriwedari adalah perpaduan unik antara sejarah, budaya, dan keindahan alam.  Buka pada pukul 06.00 hingga 02.00 WIB. Tidak dipungut biaya masuk.


Daya tarik utama Taman Sriwedari :

  • Gedhong Wayang Wong
         Bangunan bersejarah yang digunakan untuk pertunjukan wayang wong.
  • Area hijau 
         Cocok untuk bersantai, piknik, atau sekadar menikmati suasana alam. 
  • Taman bermain anak 
          Menyediakan berbagai wahana permainan untuk anak-anak.
  • Kolam renang
         Tempat yang ideal untuk menyegarkan diri.
  • Acara budaya
         Sering diadakan berbagai acara budaya seperti festival musik dan pameran seni.
  • Feeding Rusa 
         Ada beberapa ekor rusa yang jinak dan kita dapat memberi makan rusa


Tips berkunjung ke Taman Sriwedari :


  • Waktu terbaik : pagi atau sore hari
  • Transportasi : kendaraan pribadi atau transportasi umum
  • Fasilitas : Tersedia toilet, tempat parkir, dan warung makan


Note : Di Taman Sriwedari terdapat gedung bersejarah yang digunakan untuk pertunjukan wayang orang. Gedung ini dibangun pada 26 Juli 1990. Setiap tanggal 26 Juli diselenggarakannya festival pasar malam dan pertunjukkan budaya seperti penampilan reog Ponorogo dan wayang orang sebagai peringatan ulang tahun wayang orang. 


5. TUMURUN 


Cr. Guidetrip Review

Museum Tumurun adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi pencinta seni di Solo. Museum ini menawarkan pengalaman seni yang unik dan mendalam. Yang terdapat didalamnya :

  • Koleksi seni kaya

         Karya seni rupa dari seniman Indonesia dan mancanegara.

  • Ruang pamer menarik

          Desain ruang yang nyaman untuk menikmati seni.

  • Program edukasi

         Workshop, diskusi seni, dan tur museum.

  • Suasana menyenangkan

         Tempat yang cocok untuk bersantai dan belajar seni.


Lokasi : Jalan Kebangkitan Nasional 2/4, Sriwedari, Surakarta.
Jam buka : Selasa-Kamis 13.00-15.00 WIB, Jumat-Minggu 10.00-15.00 WIB, tutup Senin.
Harga tiket : Rp 25.000/orang.
Cara pesan tiket : Melalui website resmi.


Tips :

  • Reservasi tiket
  • Kenakan pakaian nyaman
  • Bawa kamera untuk berfoto 


UMKM

Buku, cermin, dan pigura. Tiga benda yang mungkin terlihat sederhana, namun menyimpan sejuta cerita di dalamnya. Temukan koleksi pigura, cermin, dan buku yang sarat akan nilai seni dan kearifan lokal di Kelurahan Sriwedari. 


1. UMKM PIGURA DAN CERMIN



Jika Anda berada di Surakarta dan mencari tempat unik untuk menemukan produk kerajinan tangan yang khas, UMKM Pigura dan Cermin di sepanjang Jalan Museum Pujasari, Sriwedari adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Setiap kios memiliki jam buka yang bervariasi, dengan sebagian besar beroperasi dari pagi hingga sore hari sekitar pukul 17.00. Namun, beberapa kios tetap buka hingga malam hari, sehingga memberikan fleksibilitas bagi pengunjung yang datang lebih larut


Di kawasan ini, Anda akan menemukan berbagai macam produk seperti aneka pigura mulai harga Rp 10.000 rupiah, cermin-cermin dengan desain estetik dengan harga di atas Rp 100.000, lukisan dengan harga bervariasi, dari ratusan ribu hingga jutaan. Namun, tidak hanya itu, masih ada produk-produk lain seperti kanvas, kaligrafi, karikatur, dan lain sebagainya. 


Salah satu daya tarik utama UMKM Pigura dan Cermin adalah bisa melakukan request produk sesuai ukuran dan kebutuhan. Hampir semua kios masih bersifat tradisional, dan proses pembuatan dilakukan langsung di kios-kios tersebut. Sebagian besar penjualan juga dilakukan secara langsung di kios UMKM.


2. TOKO BUKU MBUSRI (Mburi Sriwedari/Belakang Sriwedari)


Kios-kios yang berderet rapi di sepanjang tembok pagar Taman Sriwedari di sisi selatan ini memang sangat terkenal terutama bagi anak-anak muda kota Surakarta. Kios-kios ini mayoritas menjual buku-buku bekas layak pakai baik itu buku pelajaran maupun buku-buku lainnya. Harga jual buku bekas layak pakai yang terbilang miring membuat banyak konsumen memilih membeli buku disini dibandingkan membeli buku yang baru. Selain menjual buku-buku bekas, kios ini juga menjual buku-buku pelajaran terbitan baru dengan harga yang lebih miring jika dibandingkan di toko buku besar. Kios-kios ini juga melayani jual beli buku atau tukar tambah buku bekas.


KULINER

Bingung mau makan apa di sekitar Sriwedari? Sriwedari punya jawabannya! Kuliner di sini siap memanjakan lidahmu dengan cita rasa yang autentik dan menggoyang lidah. Yuk, kita berburu kuliner enak di Sriwedari!

1. SATE KERE YU REBI


Jika Anda berada di Sriwedari, Surakarta, dan mencari tempat makan yang menawarkan cita rasa autentik dengan harga yang terjangkau, Sate Kere Yu Rebi adalah pilihan yang wajib dicoba. Terletak di Jalan Kebangkitan Nasional, tempat kuliner ini buka setiap hari dari pukul 11.00 hingga 20.00.

Sate Kere Yu Rebi terkenal dengan sate kere-nya, yang menggunakan tempe gembus sebagai bahan utama. Satu porsi sate kere ini dibanderol seharga Rp 20.000. Selain sate kere, tempat ini juga menyajikan berbagai jenis sate lainnya seperti ati, paru, dan babat, dengan harga mulai dari Rp 40.000-an. Menu ini cocok untuk Anda yang ingin mencoba berbagai variasi sate dengan cita rasa yang khas. Untuk melengkapi hidangan, Sate Kere Yu Rebi juga menyediakan berbagai minuman yang dapat menambah kesegaran setiap suapan makanan. Dengan suasana yang nyaman dan menu yang bervariasi, Sate Kere Yu Rebi adalah pilihan sempurna untuk menikmati hidangan sate yang lezat dan otentik di Sriwedari.

2. ES KAPAL 



Es Kapal Sriwedari adalah minuman khas Solo yang sangat populer. Terbuat dari es serut, santan, sirup, dan roti tawar. Dinamakan es kapal karena gerobak penjualnya berbentuk seperti kapal kecil.

  • Rasa: Manis, gurih, dan segar.
  • Lokasi: Sekitar Stadion Sriwedari, Solo.
  • Kepopuleran: Sudah ada sejak tahun 1950-an dan menjadi ikon kuliner Solo.
  • Kenapa populer: Rasa khas, harga terjangkau, mudah ditemukan. 
  • Suasana : Syahdu karena dibawah pepohonan besar nan rindang.

Tips : Nikmati es kapal saat cuaca panas dan cicipi juga kuliner lain di sekitar Stadion Sriwedari. 

3. SOTO SRIWEDARI



Kelurahan Sriwedari, sebuah kawasan yang kaya akan budaya dan sejarah di kota Solo, memiliki banyak destinasi wisata yang menarik. Salah satu kuliner yang banyak diminati yaitu Soto Sriwedari, sebuah kuliner khas yang selalu berhasil memikat hati para pengunjung. Keunikan dari Soto Sriwedari terletak pada cara penyajiannya yang menggunakan mangkuk tanah liat, memberikan cita rasa yang lebih otentik dan pengalaman makan yang berbeda. Rasa gurih dan segar dari soto ini semakin nikmat dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp. 7.000 per porsi. Kombinasi dari rasa lezat dan pengalaman unik menjadikan Soto Sriwedari sebagai salah satu kuliner wajib coba bagi siapa saja yang berkunjung ke Kelurahan Sriwedari. Terletak di Jl. Kebangkitan Nasional Sriwedari, Kec. Laweyan. Warung ini buka setiap hari, termasuk saat Car Free Day (CFD), sehingga dapat menikmati kelezatan Soto Sriwedari menjadi pilihan favorit bagi wisatawan maupun penduduk lokal. 



Comments